Kisah di balik puisi "Cinta Jatuh Hati" .
Mungkin kalian sudah pernah melihat postingan yang di posting oleh admin senjadanremaja yang berisi sebuah puisi. Puisi tersebut berjudul "Cinta Jatuh Hati". Namun puisi tersebut tidak hanya di buat sebagai bentuk karya atau khalayan penulis dalam membuat puisi tersebut. Sebenarnya, ada makna yang tersimpan di balik puisi tersebut. Penasaran cerita apa yang ada di balik puisi tersebut? kalian dapat membaca kisah di bawah ini untuk mengetahui cerita apa yang ada di balik puisi tersebut.
"Cinta Jatuh Hati", sebuah puisi yang menceritakan tentang seorang lelaki yang mengagumi seorang wanita pada waktu ia pertama kali melihat wanita tersebut. Akan tetapi, ia tidak berani untuk menyampaikan perasaan yang ia rasakan karena dia merasa tidak pantas memiliki wanita secantik dia. Ia juga takut kalau kisah cintanya akan sama seperti 1 tahun lalu. Pada waktu itu, ia sudah menyatakan perasaannya dan wanita tersebut menerima cintanya.
Tapi ia tidak merasakan ketulusan hati wanita tersebut. Teman wanita tersebut banyak yang berkata kalau dia menyukai pria lain. Sontak saja, dia langsung terdiam dan bingung apa yang terjadi pada dirinya. Akhirnya ia memutuskan hubungan dengan wanita tersebut yang hanya dalam waktu 1 hari.
Kembali kepada kisah puisi, ia takut kalau cintanya kali ini akan lebih sakit lagi. Dia hanya bisa mengagumi, dia hanya bisa memandangi, dia hanya bisa menyukai. Dia belum pernah mencoba menyatakan perasaannya kali ini, karena dia terhalang gengsi dan rasa sakit yang membekas di hati. Dia menganggap kalau wanita tersebut bagaikan dewi kekasih yang tidak pantas untuk ia miliki.
Namun pada suatu waktu, ia ingin menyatakan perasaan tersebut. Tapi, dia sudah terlambat. Wanita itu sudah memiliki seorang pria lain. Ia sudah merasa putus asa atas kisah cinta yang selama ini di alaminya.
Tak satupun orang mengerti keadaannya, dia sudah tau bagaimana akhir cintanya. Tapi entah mengapa, dia masih tetap ingin menyatakan perasaannya yang akhirnya malah membuat hatinya terluka."Matahari dan bulan yang saling melengkapi, bulan dan bintang yang saling melengkapi menjadi bukti bahwa aku juga pantas tuk di cintai." Dan kisah pun, selesai.
Itulah kisah singkat tentang puisi "Cinta Jatuh Hati". Kisah dan puisi ini diambil dari kisah nyata penulis yaitu Olwin Purba. Apabila ada kesamaan nama tokoh mohon di maafkan, bila ada kesalahan penulisan mohon di maafkan. Baca tulisannya, ketikkan tanggapannya.
Comments
Post a Comment